Mahasiswa Tuntut Pencabutan UKT

29243

SURABAYA – Sejumlah aktivis dari berbagai elemen mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Surabaya (AMS) melakukan aksi di depan Gedung Radio Republik Indonesia. Mereka terdiri dari FMN, GMNI, BEM KM Unair, LAMRI, LDF, HMI dan LMND.

Berangkat dari depan Monumen Kapal Selam Surabaya, ratusan massa aksi Aliansi Mahasiswa ini melakukan longmarch sepanjang Jalan Pemuda dan berhenti di depan Gedung RRI Surabaya. Di lokasi itu, massa aksi melakukan nyanyian khas pergerakan mahasiswa. Satu-persatu perwakilan elemen melakukan orasi.

“Tuntutan terpentingnya adalah cabut UU Pendidikan Tinggi No.12 Tahun 2012 Tentang Uang Kuliah Tunggal (UKT),” ujar Escha Islami Anwar, Korlap Aksi, Senin (4/5) di Jalan Pemuda Surabaya.

Mahasiswa Fisip Unair ini mengatakan, mahasiswa merasa keberatan dengan program UKT ini. Karena UKT saat ini banyak yang salah sasaran. Posisi UKT sekarang dipecah, dimana subsdidinya dilempar ke infrastruktur dan lainnya sehingga tidak kembali kepada mahasiswa.

“Mayoritas orang tua mahasiswa merasa keberatan dengan program UKT ini,” sambung mahasiswa yang akrab disapa Echa ini.

Ratusan massa aksi juga membentangkan beberapa sepanduk dan pamflet. Di antaranya bertuliskan ‘Tolak Komersialisasi Pendidikan’ dan ‘Cabut UU Dikti No.12 Tahun 2012’ serta ‘Bangun Persatuan Rakyat Melawan Rezim Neoliberal Perampas Hak Rakyat’. Wujudkan demokratisasi kampus.

Salah satu orator dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Unesa meneriakkan tentang kebebasan berserikat di kampus. Dia menilai, saat ini di beberapa kampus negeri maupun swasta telah ada yang membatasi mahasiswanya untuk berorganisasi. Hal ini menjadikan mereka terbatas ruang geraknya.

“Kami hanya dituntut untuk segera menyelesaikan kuliah. Kalau terlambat ancamannya Drop Out atau DO. Ini pengkebirian kebebasan demokratisasi kampus,” teriaknya.

Dalam orasinya, Escha Islami Anwar selaku Korlap Aksi menyatakan penolakan mahasiswa terhadap komersialisasi pendidikan.

“Mahasiswa saat ini hanya dituntut untuk kuliah tanpa terpikirkan masa depan mereka mau dibawa kemana,” pungkas Mahasiswa Semester VIII ini.

(beritametro.co.id)

Leave a Comment