Daftar Pekerjaan Terbaik Buat Fresh Graduate di Tahun 2016

shutterstock_124981049

Semakin dekat hari kelulusan, semakin gencar para calon sarjana berburu pekerjaan. Beragam jenis pekerjaan pun menjadi target mereka.

Situs finansial perorangan, WalletHub, membuat daftar jenis pekerjaan bagi lulusan baru perguruan tinggi, yang diterbitkan setiap tahun. Dilansir dari Business Insider, Rabu 11 Mei 2016.

Dalam daftar itu, WalletHub mengevaluasi tiga kategori, seperti potensi pertumbuhan jenis pekerjaan, ketersediaan lowongan kerja secara langsung, dan keselamatan kerja yang ditawarkan.

Faktor-faktor lain yang dipertimbangkan termasuk gaji awal rata-rata, ketersediaan lapangan kerja, tingkat pengangguran, potensi pertumbuhan pendapatan, jumlah kecelakaan kerja yang fatal per 100 ribu karyawan di tiga tahun terakhir, dan keteraturan dengan yang karyawan dalam pekerjaan tertentu yang bekerja lebih dari 40 jam per minggu.

Pekerjaan yang tercantum di sini, meski dianggap entry-level, memerlukan berbagai tingkatan pendidikan, pelatihan atau sertifikasi profesional. Selain itu, meski berlaku di Amerika Serikat, daftar profesi ini setidaknya bisa menjadi pedoman saat memilih bidang studi.

Posisi teratas dalam daftar pekerjaan terbaik bagi sarjana baru didominasi oleh profesi di bidang rekayasa. Pekerjaan Engineer menduduki puncak daftar, diikuti oleh System Engineer danSafety Representative.

Web Application Developer berada di posisi keempat. Sementara Teknik Lingkungan, Teknik Kesehatan dan Keselamatan di urutan kelima.

Beberapa pekerjaan di bidang non-rekayasa juga berada dalam daftar teratas. Seperti ElectricEngineer di posisi keenam, Safety Technician berada di posisi ketujuh, Training Specialist di urutan kedelapan.

Menguntit di belakangnya adalah profesi Spesialis Pelatihan di urutan kesembilan, dan arsitek yang masih menjadi satu dari 10 pekerjaan yang masih membutuhkan fresh graduate.

Daftar profesi dalam daftar ini mungkin tidak terlihat ideal, tapi itu memberikan lulusan baru kesempatan untuk memperoleh keterampilan, pengalaman, kemampuan dan jaringan di bidang yang diharapkan akan mengarah ke posisi yang lebih diinginkan.

Untuk beberapa industri, mahasiswa harus mulai dari posisi entry-level yang bergaji rendah untuk memulai karier. Misalnya, Network Service Representative, Floor Assembler I, Teller, danTeaching Assistant.

Kabar buruk justru menghampiri empat industri ini. Beberapa bidang pekerjaan mungkin tidak laku lagi dalam 20 tahun mendatang.

Bidang pekerjaan di sektor media cetak, seperti koran dan penerbitan buku, kemudian kasir, kantor pos, dan jasa pengiriman diperkirakan akan hilang hingga tahun 2036.

One Comment

  1. intinya sih, kalo masih freshgraduate jgn muluk2 mau gaji gede, jalanin dlu apa yang ada. biar berkah.

    kunjungn web kita gan, http://career.gunadarma.ac.id/

Leave a Comment